welcome to the world baby Ayesha ♥

14 Nov

LatePost

Hihi, gegara pasca melahirkan dan sibuknya jadi new-mom ditambah kerjaan yang naudzubillah dahsyatnya. Postingan yang kesimpen di draft ini baru di-publish deh.

Detik2 menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL) pun tiba. Tapi sampai saat itu, saya sama sekali belum merasakan beberapa pertanda akan melahirkan, seperti mulas yang teratur atau bahkan keluarnya lendir bercampur darah (flek). Rabu itu, tanggal 17 Juli 2013   (39 w) jadwalnya saya kontrol kehamilan ke dr. Budi Susetyo, SpOG. Semua seperti biasa, nunggu antrean dan nunggu dr. Budi datang ditemenin Mama dan Faiz (ponakan). Semua udah oke, posisi baby kepala udah di bawah (dari usia 6 bulan, dan tidak berubah), udah mulai masuk jalan lahir (tapi baru 1 cm), udah telungkup (padahal waktu usia 38 w posisinya telentang😦 ) alhamdulillah udah bagus, dan tidak ada indikasi plasenta previa. Kondisi saya pun alhamdulillah baik, kalau dilihat dr hasil lab sudah bagus semua. Cuman satu hal, ternyataaaaaa…tensianku tinggi.huhu..Ini aneh banget, biasanya tensianku selalu normal 120/80. Kenapa jadi 130/110. Sampe cek 5 kali, dan hasilnya selalu di angka yang mirip. Trus, dr. Budi langsung nyaranin saya dirawat inap. Langsung deg-degan, bisa jadi kelahiran caesar kalau gak turun2 tensiannya. Sambil panik, sambil telpon suami yang lagi di kantor. Bilang kalau saya mesti dirawat. Si suami pun langsung ijin ke boskinya buat pulang cepet.

Beneran juga, langsung masuk kamar bersalin sementara..huhu…horror banget.  Ngeliatin para ibu2 yang akan berjuang melahirkan. Walau mama dan suami ada, cuman gak bisa masuk buat nemenin..tidaaaakkk. Ini pengalaman pertama yang rasanya bakal ngeri banget. Semalaman dirawat di kamar itu, dipasang infus, kateter (nyeri banget dan gak nyaman sama sekali), dikasih obat penurun tensi. Tapi gak ngaruh, tensiku gak turun2..:(. Ada apa ini? dr. Budi visit dan bilang kalau saya mesti caesar besok (18/7). Yah pasrah aja deh, mau gimana lagi..yang penting baby ku selamat dan sehat tanpa kekurangan suatu apapun. Herannya walau sudah 39 w, si baby di perut gak ngajakin ibunya mulas dan dia belum pengen keluar sepertinya. Ya, memang jalannya mesti caesar mungkin. Bismillah aja. Saya langsung telpon Else, sahabat saya, nanya2 gmn rasanya caesar dan bius setengah. Setidaknya itu melegakan dan gak membuat saya utk sedikit tidak panik.

Saya pun disuruh puasa untuk operasi besok. Malamnya, beneran saya gak bisa tidur. Mana tetangga kamar sebelah teriak2 dahsyat karena melahirkan secara normal, gak ada yang nemenin pula. Karena prosedur di RS nya seperti itu, utk proses persalinan tidak didampingi keluarga. Kebayang, ada rasa bersyukur juga sih, untung saya lahiran caesar (walau gak tau bakal gimana rasa sakit yang akan dirasakan), kebayang deh kalau saya mesti lahiran normal kalau gak ada yang nemenin gitu.

Kamis itu pun tiba, saya dapat jadwal operasi jam 12 siang. Si misua sibuk wara-wiri ngurusin dokumen persetujuan operasi sambil nenangin dan dampingin saya cek jantung ke dr sp jantung. Alhamdulillah kondisi jantung saya baik dan reccomended untuk menjalani operasi, tensi saya terakhir 130/100 sebelum operasi. Jam 12 mulai masuk ruang operasi, dengan kostum operasi ijo2, dan tanpa ada suami dan keluarga yang menemani. Untungnya tim operasinya cihuy banget, ngajak ketawa2an biar ga tegang.

12.51, suara tangis bayi itu pun menggema di ruangan operasi. Itu bayi saya, milik saya. Pertanyaan pertama setelah bayi saya dikeluarkan dari rahim saya: Dok, bayi saya lengkap dan sempurna serta sehat? Ya sahut dokter. Alhamdulillah ya Rabb, telah kau permudah urusan hamba. dr. Budi langsung mengangkat bayi dari rahim saya dan memberikannya ke dekapan saya, untuk Inisiasi Menyusui Dini (IMD), alhamdulillah berhasil dan perawat memberikannya ke suami saya untuk dibisikan adzan ditelinga kanan dan iqomah di telinga kirinya.

Bayi saya ini tangisnya paling keras diantara bayi yang lainnya. Kebetulan cuma ada 2 persalinan hari itu, saya dan ibu lainnya. Bayi saya selalu minta didekap dari awal lahir. So sweet to remember. Saya sangat mencintainya..Pukul 17.24 baru keluar dr ruang perawatan pasca operasi, karena harus nunggu bius anestesinya hilang. Setelah keluar disambut hangat suami dan keluarga untuk segera dirawat di ruang rawat inap.

Terharu rasanya,  mengingat saat pertama bayi berada di dekapan saya dan melihat wajah saya di kedua bola matanya. Ohh… Ya Rabb, ini yang selama sembilan bulan ini kujaga dalam keadaan susah payah namun menyenangkan. Alhamdulillah telah Engkau beri kehidupan kepada anak hamba ini. Semoga kelak menjadi anak yang selalu beribadah padaMu, mampu menjaga martabat diri dan keluarganya, sukses dalam setiap langkah hidupnya. Amiinn.

Selamat datang di dunia anakku sayang..

Ayesha Ghaissani Azzahra. 18 Juli 2013. pukul 12:51 WIB. BB 2,5 kg. PB 46 cm. RS PMI Bogor.

she’s so cute..she’s so lovely. Manda dan Panda sayang kamu. *__^

NB

2 Responses to “welcome to the world baby Ayesha ♥”

  1. Ruslan January 3, 2014 at 9:13 am #

    kmu hebat dan luar biasa, isteri yang hebat..aku sayang kamu dan Yesha..

  2. Ruslan January 3, 2014 at 9:17 am #

    Ayesha syg mudah2an tambah cantik, pintar, beruntung, solehah, cerdas, ahli surga, ya nak..abi dan manda sayang kmu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Klinik Tumbuh Kembang

Ruang Diskusi Tumbuh Kembang dan Nutrisi Balita

MAMAKU KOKI HANDAL !

walaupun masakan mama nggak sekece masakan koki hotel bintang 5, tapi masakan mama tetap paling penuh cinta. aku cinta masakan mamaku!

Parenting Islami, PAUD, Gizi & Kesehatan Anak, Pendidikan & Perkembangan Anak

Parenting Islami : PAUD, Makalah dan Artikel PAUD, Kesehatan Anak dan Gizi Anak, Pendidikan Anak dan Perkembangan Anak, Resensi Buku dan Resume Buku Anak/Balita/Batita, Islamic Parenting Tips, Sharing Pengalaman Parenting dan Pra Nikah

INDONESIAN BREAST-FEEDING NETWORK

We All Support Breastfeeding. Smart Parent Smart Children.

alumnismansabogor

blog alumni sman 1 bogor

Mommies Daily Staging

S- Mommies Daily is dedicated to all Indonesian moms out there, who, just like us, strive to be realistic and practical.

Seputar Perumahan Kebun Raya Residence

a little story of my life journey

%d bloggers like this: